PERSMA UBT, 04 Agustus Tarakan – Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB)
Universitas Borneo Tarakan (UBT) Tahun 2026 mendapat antusiasme tinggi dari
mahasiswa baru. Hal tersebut terlihat sejak hari pertama kegiatan, ketika
sejumlah peserta telah hadir di lokasi sejak pukul 05.00 WITA, lebih awal dari
waktu yang ditentukan panitia.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Borneo Tarakan,
Ariandy Fahreza menjelaskan bahwa persiapan PKKMB telah dimulai sejak Juni 2026
melalui koordinasi intensif dengan pihak universitas. Menurutnya, konsep
kegiatan merupakan hasil penyatuan gagasan antara pihak universitas dan BEM
agar pelaksanaan PKKMB berjalan sesuai tujuan.
"Sejak awal Juni kami sudah mulai berkomunikasi dengan pihak
universitas terkait konsep PKKMB. Kami juga memiliki konsep sendiri, sehingga
kedua konsep tersebut disatukan agar pelaksanaan PKKMB tahun ini dapat berjalan
dengan baik," ujarnya.
Ia menambahkan, BEM Universitas berperan besar dalam penyediaan sumber
daya manusia (SDM) untuk mendukung kegiatan. Dari total sekitar 100 panitia
yang terlibat, sekitar 60 persen berasal dari BEM Universitas, sementara
sisanya merupakan delegasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), BEM Fakultas, dan BPM
Fakultas.
Sementara itu, Ketua Panitia PKKMB 2026, Ahmad Mohan, mengakui bahwa
proses persiapan bukanlah hal yang mudah. Ia mengatakan pengalaman pertamanya
memimpin kepanitiaan menjadi tantangan tersendiri dalam mengoordinasikan
ratusan panitia dari berbagai organisasi kemahasiswaan.
"Awalnya kami diminta membentuk panitia sebanyak 100 orang.
Anggotanya berasal dari delegasi UKM, BEM Fakultas, dan BPM Fakultas yang
masing-masing memiliki perwakilan," jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, panitia juga menghadapi sejumlah kendala. Ahmad
menyebut beberapa panitia tidak dapat hadir tepat waktu karena memiliki agenda
magang, bekerja, maupun kegiatan pelatihan. Bahkan, pada hari pertama masih
terdapat panitia yang datang melewati waktu yang telah ditentukan.
Meski demikian, ia menilai jalannya kegiatan tetap berlangsung dengan
baik. Menurutnya, konsep pelaksanaan PKKMB sepenuhnya berasal dari pihak
kemahasiswaan, sedangkan panitia bertugas mengimplementasikan konsep tersebut
di lapangan.
Di sisi lain, Ketua BEM mengaku terkesan dengan semangat mahasiswa baru
yang mengikuti PKKMB. Ia mengatakan kehadiran peserta sejak dini hari menjadi
bukti tingginya antusiasme mereka dalam memulai kehidupan sebagai mahasiswa.
"Kami meminta peserta datang pukul 06.00 WITA, tetapi ada yang
sudah hadir sejak pukul 05.00 WITA. Hal itu menunjukkan semangat mereka sangat
tinggi. Melihat antusiasme tersebut, kami sebagai panitia juga ikut bersemangat
dan teringat masa ketika pertama kali menjadi mahasiswa baru," tuturnya.
Lebih lanjut, ia berharap PKKMB tidak hanya menjadi kegiatan
seremonial, tetapi mampu membentuk karakter mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa
baru diharapkan dapat memahami dan menjalankan empat fungsi utama mahasiswa,
yakni Agent of Change, Social Control, Iron
Stock, dan Moral Force selama menempuh pendidikan di
perguruan tinggi.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia juga menyampaikan harapannya
kepada seluruh mahasiswa baru angkatan 2026 agar mampu menjadi mahasiswa yang
aktif, rajin, dan menjaga solidaritas antarsesama selama menjalani kehidupan di
kampus.
"Semoga mahasiswa baru angkatan 2026 bisa menjadi mahasiswa yang baik, rajin, dan tetap solid satu sama lain," pesannya.
Melalui PKKMB 2026, pihak penyelenggara berharap semangat yang ditunjukkan mahasiswa baru pada hari pertama tidak berhenti setelah rangkaian kegiatan selesai, melainkan terus tumbuh hingga mereka menyelesaikan pendidikan di Universitas Borneo Tarakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar